Oleh

 

Ir. Edhi Sandra MSi

Ir Hapsiati

Azizah Zahra S Hut.

 

 

PENDAHULUAN

 

 

Latar Belakang

 

1.       Punahnya berbagai keanekaragaman hayati dalam jumlah yang besar, padahal belum sempat dimanfaatkan, disebabkan karena deforestasi, perambahan hutan, penambangan, dan penurunan kualitas lingkungan. Hal ini menyebabkan merosotnya keanekragaman hayati di Indonesia.

2.       Lambatnya laju domestikasi berbagai jenis tumbuhan dan satwa yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara intensif, bahkan boleh dibilang stagnan.

3.       Rendahnya hasil varitas unggul yang dihasilkan dibanding  potensi “Mega Biodiversity”yang Indonesia miliki.

4.       Rendahnya teknologi budidaya pertanian yang digunakan / dilakukan oleh para petani dan nelayan Indonesia.

5.       Rendahnya industri pertanian diberbagai produk pertanian, padahal kita sangat kaya jenis dan luas lahan pertaniannya.

6.       Rendahnya lahan pertanian yang dikelola secara professional dengan teknologi pertanian yang memadai untuk menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.

7.       Rendahnya bioteknologi mutakhir yang diaplikasikan atau diterapkan di pertanian secara umum maupun industri pertanian.

8.       Lambatnya dan terlalu sedikitnya bioteknologi modern yang dapat diaplikasikan di masyarakat dalam skala industri.

 

Melihat banyaknya prmasalahan yang harus segera dibenahi dan diantisipasi, maka banyak hal yang harusnya dapat dilakukan agar percepatan penerapan bioteknologi modern dapat diaplikasikan di masyarakat dalam skala industri dengan baik.

 

Perlu adanya berbagai anitisipasi atau pemecahan masalah dari berbagai faktor yang dihadapi dalam penerapan bioteknologi modern di masyarakat.

 

Dalam kaitan dengan itulah Esha Flora Plant And Tissue Culture yang di rintis ole Bapak Ir Edhi Sandra MSi dan Ir Hapsiati sejak tahun 1994, berusaha dengan berbagai cara agar bioteknologi modern dapat dilaksanakan di masyarakat dengan baik, dalam berbagai level masyarakat, dalam luasan dan ragam bidang pertanian dan dalam skala industri yang akan memberikan dampak real dan signifikan bagi masyarakat, bangsa dan Negara.

 

Hal utama yang prioritas sudah dan sedang dilakukan oleh Esha Flora adalah dengan memberikan pelatihan kultur jaringan dan bioteknologi ke masyarakat luas dalam rangka menghasilkan SDM yang berkualitas dan kompeten di bidang bioteknologi aplikatif.

 

Tujuan

 

Dapat diaplikasikannya bioteknologi modern di masyarakat luas pada berbagai level dan ragam serta pada berbagai bidang pertanian dan industri. Diharapkan dapat memberikan dampak yang real dan signifikan bagi masyarakat bangsa dan Negara Indonesia

 

 

Pelatihan kultur jaringan tumbuhan ini di laksnakan oleh Bapak Edhi Sandra untuk pertama kali di IPB sejak Tahun 1996 di Divisi Konservasi Tumbuhan Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan IPB Bogor. Pesertanya sampai ratusan pada saat itu.

 

Kemudian berlanjut, atas permintaan berbagai pihak untuk dapat mengakomodir permasalahan mereka terhadap berbagai jenis tumbuhan, maka Bapak Edhi Sandra melaksanakan pelatihan kultur jaringan Tumbuhan di Esha Flora Plant and Tissue Culture sejak tahun 2004 sampai sekarang masih tetap dilaksanakan. Peserta pelatihan kultur jaringan yang dilaksanakan oleh Bapak Edhi Sandra baik yang di IPB dan di Esha Flora sudah mencapai ribuan orang. Sekitar 13 orang dari malaysia, 1 orang dari Cina, 1 orang dari Australia dan 1 orang dari singapura.

 

Pelatihan Kultur Jaringan di Esha Flora mencakup berbagai jenis tumbuhan komersial yang diperlukan masyarakat. Esha Flora dalam pelatihan berusaha memberikan “pancing” maksudnya adalah bahwa dengan mengikuti pelatihan kultur jaringan tumbuhan di Esha Flora, para peserta dapat mengkulturkan jenis apapun, karena prinsipnya sudah diajarkan saat pelatihan.

 

Oleh sebab itulah maka pelatihan kultur jaringan di Esha Flora sangat intensif dan relatif lama yaitu 4 hari dari jam 09.00 – 16.00. Maksudnya adalah paket pelatihan tersebut dibuat sedemikian agar para peserta memang benar-benar mampu melaksanakan kultur jaringan. Setiap tahapan di dalam teknik dasar kultur jaringan diajarkan dan setiap peserta melakukannya sehingga merasakan bagaimana “rasanya”  melakukan teknik kultur jaringan

 

 

Ragam Pelatihan Yang di Adakan Esha Flora

 

Sebenarnya Esha Flora membuka berbagai macam pelatihan yang diminta oleh masyarakat. Esha Flora berusaha memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Pelatihan yang pernah dan bisa dilakukan adalah:

 

1.       Pelatihan Kultur Jaringan (Spesifik Jenis Tertentu)

2.       Pelatihan Kultur Jaringan Anggrek

3.       Pelatihan Kultur Jaringan Pisang

4.       Pelatihan Kultur Jaringan Kurma

5.       Pelatihan Kultur Jaringan Kelapa

6.       Pelatihan Kultur Jaringan Sengon

7.       Pelatihan Kultur Jaringan Pohon

8.       Pelatihan Kultur Jaringan Anubias

9.       Pelatihan Kultur Jaringan Aglonema

10.    Pelatihan Kultur Jaringan Jati

11.    Pelatihan Kultur Jaringan Kentang

12.    Pelatihan Kultur Jaringan Sukulen dan Kaktus

13.    Pelatihan Kultur Jaringan Monstera Variegate

14.    Pelatihan Mutasi dan Variegata

15.    Pelatihan Organik dan Hayati

16.    Pelatihan Formulasi Hormon

17.    Pelatihan Perawatan dan Perbanyakan Anggrek

18.    Pelatihanan Pembungaan Anggrek

19.    Pelatihan Wirausaha Anggrek

20.    Pelatihan Budidaya Tanaman Hias

21.    Pelatihan Jamur Pangan

22.    Pelatihan Bonsai Dengan Asupan Bioteknologi

23.    Pelatian Kultur Jaringan Tumbuhan 3 Level

24.    Pelatihan Metode Dalam Kultur Jaringan

25.    Pelatihan Poliploid Tanaman

26.    Pelatihan Kultur Meristem Untuk Menghasilkan Mericlone.

27.    Pelatihan Budidaya Jamur Dengan Media Cair.

28.    Pelatihan Khusus Mengatasi Permasalahan Inisisasi.

 

 

 

Ragam Masyarakat

 

Ragam masyarakat yang bekerjasama dan di tangani oleh Esha Flora sangat beragam diantaranya:

1.       Anak-anak TK dan PAUD, dalam hal ini maka kami hanya berusaha memberikan wawasan dan membuat mereka senang dan kagum terhadap ciptaan Tuhan, dan teknologi yang dapat dilakukan.

2.       Siswa mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, sampai pada mahasiswa dari berbagai Perguruan tinggi di Indonesia, disesuaikan dengan levelnya masing-masing.

3.       Kelompok tani, kelompok / komunitas / pecinta tanaman tertentu: Kelompok Tani Alpukat, Kelompok Tani Kurma, Kelompok Tani Anggrek, Kelompok Tani Anubias, Kelompok Tani Sengon, Kelompok Tani Tanaman Buah, Kelompok Tani Tanaman Hortikultura, Komunitas Hidroponik,

4.       Para Praktisi dan laboran kultur jaringan dari berbagai instansi, perguruan tinggi, litbang dan Dinas dari berbagai daerah di Indonesia.

5.       Para Guru SMK dan Dosen Kultur Jaringan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia

6.       Para Staf Dari Perusahaan swasta yang akan mengembangkan dan menguatkan  perusahaannya dengan kultur jaringn tanaman.

7.       Para hobies dan perorangan yang ingin berwirausaha agribisnis dengan kultur jaringan tanaman.

8.       Para Stakeholder yang ingin lebih menguasai kultur jaringan tanaman agar dapat memiliki strategi di dalam memasarkan produk atau jasa perusahaannya.

9.       Para Pejabat, ketua masyarakat, tokoh masyarakat atau para leader yang ingin agar kultur jaringan dapat membantu dalam pemberdayaan masyarakat

10.    Para siswa SMK dan mahasiswa yang mendapatkan materi kultur jaringan tumbuhan, yang di adakan Esha Flora sejak Tahun 1994, berarti sudah ribuan mahasiswa yang sudah lulus kemudian saat ini menduduki jabatan penting di masyarakat mulai mengembangkan kultur jaringan di instansinya masing-masing.

 

 

Ragam Materi Kultur Jaringan Tumbuhan Aplikatif

 

Esha Flora berusaha agar ilmu pengetahuan, teknik, metode, penemuan baru, strategi dll terkait kultur jaringan dapat diserap oleh masyarakat luas. Oleh sebab itulah Esha Flora sesuai dengan zaman 4.0 maka mengunggah berbagai materi tersebut via website, blog, instagram, facebook (Catatan, group, page),  Whatsapp, youtube dll

 

Beberapa MATERI PENTING yang banyak ditanyakan adalah

 

1.       Terkait formula dan penggunaan hormon baik di dalam kultur jaringan maupun aplikasi di luar.

2.       Teknik inisiasi dan strategi agar berhasil mendapatkan kultur steril. Esha Flora mengembangan dua tahapan yang tidak dilakukan diluar

3.       Kultur Jaringan berbagai jenis tumbuhan. Saat ini Esha Flora sudah Mengkoleksi Lebih Dari 150 Kultur Tumbuhan yang beranekaragam. Mulai dari jenis Tanaman Hias, Anggrek, Tumbuhan Obat, Jenis Pohon: Jati, Sengon, Pulai, Ramin, Jelutung, Gerunggang, Sungkai, Tanaman Air, Tanaman Hortikultura: Kentang, Nanas, Padi, Pisang, Tanaman Buah, Kurma, Kelapa

4.       Modifikasi Alat dan Bahan Kultur Jaringan, Modifikasi SOP, Tata Tertib dan Aturan dalam Pengelolaan Lab Kultur Jaringan Skala Rumah Tangga.

5.       Pengelolaan Laboratorium Kultur Jaringan Skala Rumah Tangga Secara Mandiri dan Professional.

6.       Teknologi Formulasi Hormon Dengan Berbagai Tujuan.

7.       Teknologi Pupuk Organik dan Pupuk Hayati

8.       Teknologi Penyayatan Vertikal dan Percepatan Diameter Batang

9.       Teknologi Poliploid Tanaman

10.    Teknologi Kultur Jaringan Anubias dan Aklimatisasi Ke Dalam Lingkungan Air

11.    Teknologi Metabolit Sekunder Jenis Tumbuhan Obat.

12.    Teknologi Mutasi: Sinar Gamma Tumbuhan Obat Pule Pandak.

13.    Teknologi Anggrek Bulan Mericlone

14.    Teknologi Kultur Jaringan Monstera Variegata (Philodendron Sp) dan Induksi Variegata.

15.    Teknologi Embrio Somatik Tumbuhan Monokotil

16.    Teknologi Percepatan Diameter Batang dan Penyayatan Vertical

17.    Teknologi Poliploid Organ; Daun, Buah, Zat Warna, Metabolit Sekonder

 

 

Penemuan, Modifikasi,  Formula, Alat, SOP, Produk dan Jasa Esha Flora

 

Dalam perjalanannya Esha Flora berusaha untuk dapat menghasilkan merumuskan, memodifikasi berbagai hal yang dapat membantu masyarakat dalam pengembangan kultur jaringan:

1.       Media Alternative atau Media Organik Esha Flora

2.       Media Kultur Jaringan untuk Multiplikasi Esha Flora

3.       Media Kultur Jaringan untuk Embrio Somatik Esha Flora

4.       Media Kultur Jaringan untuk Pertumbuhan Organ Tanaman: Buah Dan Bunga

5.       Formula Hormon Tunas Esha Flora

6.       Formula Hormon Akar Esha Flora

7.       Formula Hormon Bunga Esha Flora

8.       Formula Hormon Untuk Menumbuhkan Semua Titik Tumbuh.

9.       Formula Mutasi dan Variegate Tanaman Hias

10.    Teknologi Metabolit Sekunder

11.    Formula Poliploid Tumbuhan (Varitas Raksasa, Organ Raksasa)

12.    Formula Pembesaran Diameter Batang Dan Teknologi Penyayatan Vertikal

13.    Alat Enkas Akrilik Esha Flora

14.    Alat Enkas Kaca Esha Flora

15.    Alat Laminar Air Flow Esha Flora

16.    Alat Shaker Esha Flora

17.    Alat Blower Steril Esha Flora

18.    Teknologi Karantina Kultur Jaringan Tumbuhan

19.    Teknologi Perendaman Antibiotik Selama 2-3 Hari

20.    Teknik Konservasi In Vitro Esha Flora

21.    Formula Organik Lengkap

22.    Formula Hayati Untuk Pembungaan

23.    Formula Asam Amino

24.    Formula Asam Lemak Penting

25.    Formula Gabungan Hayati Penting

26.    VCD Esha Flora

27.    Buku Kultur Jaringan Skala Rumah Tangga Karangan Edhi Sandra

28.    Buku Membungakan Anggrek Karangan Edhi Sandra

29.    Buku Kultur Jaringan Anggrek Skala Rumah Tangga Karangan Edhi Sandra

 

 

Ragam Pelayanaan Esha Flora

 

Ragam pelayanan yang sudah dan sedang dan yang akan di kembangkan adalah:

1.       Pelatihan dengan berbagai topik, paket dan level.

2.       Konsultasi, informasi, materi via internet: facebook, instagram, website, blog dll

3.       Esktra kurikuler kultur jaringan bagi siswa SMK

4.       Kegiatan Magang, PKL, penelitian skripsi, tesis di esha Flora atau kerjasama.

5.       Kegiatan riset bersama dengan berbagai pihak

6.       Kegiatan kerjasama produksi kultur jaringan tanaman

7.       Konsultan pengembangan laboratorium kutlur jaringan

8.       Pendampingan pengelolaan laboratorium kultur jaringn bagi kelompok masyarakat dan kelompok tani.

9.       Penyebaran berbagai iptek terkait kultur jaringan dan bioteknologi

10.    Pelatihan bagi siswa kerjasama dengan berbagai pihak.

11.    Kelompok Whatsapp “Esha Flora” bagi alumni pelatihan Esha Flora dan para ahli, praktisi dan stakeholder bioteknologi kultur jaringan dan pertanian

12.    Kesepakatan dengan berbagai pihak untuk pengembangan bioteknologi kultur jaringan

13.    Pembinaan mahasiswa dalam group washap “PKL Esha Flora”

14.    Menjual dan menyediakan berbagai kultur jaringan tumbuhan koleksi Esha Flora (150 jenis kultur tumbuhan) untuk dapat di follow up lebih lanjut

15.    Berusaha membantu dan menyediakan semua yang dibutuhkan masyarakat. Sarana produksi kultur jaringan tumbuhan baik alat, bahan, formula, fasilitas, sarana-prasarana, sewa alat, pembelian alat dan bahan habis pakai secara eceran, biaya inap kultur di esha Flora, sewa lab kuljar, dll

16.    Perpustakaan Esha Flora. Berbagai literature, buku, skripsi, laporan penelitian mengenai bioteknologi dan kultur jaringan, akan terus dikembangkan sebagai pelayanan bagi siswa dan mahasiswa se Indonesia

 

 

Pengembangan Program Esha Flora Kedepannya

 

1.       Esha Flora sebagai pusat dari berbagai aktivitas, kegiatan terkait dengan pengembangan bioteknologi di masyarakat

2.       Esha Flora sebagai pusat riset, dengan komunitas-komunitas peneliti, pelaksana, pengusaha dengan topic tertentu, dalam pengembangan bioteknologi sampai tuntas, menghasilkan financial yang memberikan manfaat real bagi anggota, masyarakat dan negarIndonesia

3.       Esha Flora dengan unit-unit mandiri bisnis dan kerjasama agribisnis dengan berbagai stakeholder terkait dengan pengembangan metode-metode bioteknologi yang belum banyak dikembangkan di Indonesia

4.       Esha Flora sebagai fasilitator, pendamping, pembimbing bagi kelompok-kelompok tani dan komunitas dalam rangka mereka mengembangan kegiatan bioteknologinya.

5.       Esha Flora menjalin kemitraan, konsultasi, dan memberikan arahan ilmiah, saling share info dan iptek bagi institusi litbang, perguruan tinggi dan R&D Swasta dalam pengembangan riset dan bioteknologi.

6.       Esha Flora sebagai Pusat Koleksi Plasma nutfah hidup dalam bentuk kultur tumbuhan yang di “tidurkan” untuk semua biodiversity tumbuhan tropika dan dunia.

7.       Esha Flora dengan program Francise menduplikasi bentuk dan manajemen wirausaha dalam memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan para pengusaha dan wirausaha.

8.       Esha Flora sebagai pusat mendidik, membina para penerus bangsa dalam mempelajari dan mengembangkan iptek dan bioteknologi khususnya kultur jaringan.

9.       Esha Flora sebagai sumber mata air dari berbagai penemuan spektakuler dan inovatif kreatif yang dipublikasikan luas ke level masyarakat level bawah sehingga dapat diaplikasikan dengan baik dan memberikan manfaat yang real.

10.    Esha Flora akan mengembangkan dana abadi untuk pengembangan riset dan pengembangan bioteknologi di masyarakat. Membantu masyarakat dalam pengembangan bioteknolgi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

 

 

 

Faktor PositifKekuatan Kelembagaan dan Personal Esha Flora

 

Faktor positif dan Kekuatan yang ada ini dapat dijadikan modal dan dijadikan dasar untuk pengembangan Esha Flora ke depannya. Diharapkan Esha Flora dapat terus tumbuh tidak terbatas sampai para pendirinya saja , tapi pengembangannya diteruskan oleh para penerus yang memang konsen terhadap pengembangan bioteknolgi di Indonesia

1.       Esha Flora bermodal dengan para pendiri dan keluarga besar, terdiri dari 9 Alumni IPB memberikan warna dalam pengembangan Esha Flora:

1.       Prof Dr. Ir. Eidman Ms             (Alm, Dosen Perikanan IPB)

2.       Drs Eti Eidman                             (Pensiunan Dosen Perikanan IPB)

3.       Ir. Umar Suryaji MSi                  (Alm, Alumni angkatan 1 IPB)

4.       Ir. Edhi Sandra MSi                    (Dosen Fahutan IPB Bio 22, Pendiri Esha Flora)

5.       Ir. Hapsiati                                    (Alumni Biologi IPB Bio 22, Pendiri Esha Flora)

6.       Ir Murhananto MM                    (Alumni Sosek IPB Sosek 22)

7.       Ir. Emilia                                       (Alumni Agribisnis IPB 25)

8.       Azizah Zahra S Hut                    (Alumni Kehutanan IPB KSHE 48)

9.       Rifda Afifah S Hut                     (Silvikultur 55 IPB)

2.       Fasilitas Yang dimilki Esha Flora adalah: Laboratroium skala rumah tangga yang terdiri dari: Ruang pertemuan 3 x 7 m2 (ruang pelatihan, ruanf rapat dan ruang diskusi), Ruang Inkubasi terdiri dari 3 ruang Ruang A seluasn3 x 7 m2, Ruang B seluas 3 x 5 m2, Ruang C seluas 3 x 3 m2. Ruang persiapan seluas 4 x 5 m2 (pembuatan media), Ruang Persiapan dan cuci seluas 3 x 4 m2, Ruang Tanam (Inisiasi dan subkultur) terdiri atas 2 ruangan: Ruang tanam A seluas 3x 4 m2, Ruang tanam B seluas 2 x 5 m2. Ruang gudang seluas 5 x 5 m2. Sedang dibangun Ruang Inkubasi seluas 7 x 10 m2 dilantai 2. Ruang aklimatisasi dan karantina 2 x 3 m2.

3.       Fasilitas yang dimiliki Macodes : Fasilitas Bangunan Workshop 10 x 10 m2, Fasilitas Rumah plastic 10 x 20 m2, Fasilitas Nursery 20 x30 m2. Fasilitas Shoeroom 5 x 10 m2. Fasilitas fasum disetiap RT di wilayah RW 10.

4.       Koleksi Kultur Jaringan tumbuha Esha Flora yang mencapai 150 jenis kultur Tumbuhan dari berbagai jenis tumbuhan: Tumbuhan obat, tumbiuhan hias, tumbuhan aromatic, tumbuhan langka, tumbuhan hutan, jenis pohon, tumbuhan hortikultura, tumbuhan buah komersial, tumbuhan komersial eksotik.

5.       Peserta Pelatihan Esha Flora, baik yang dilakukan di IPB maupun di Esha Flora sampai saat ini sudah mencapai ribuan peserta dengan berbagai latar belakang institusi, profesia dan level di masyarakat.

6.       Lulusan Mahasiswa IPB yang pernah mendapatkan kuliah kultur jaringan oleh Pak Edhi Sandra dari tahun 1992 sampai saat ini

7.       Siswa dan mahasiswa yang melakukan ekstrakurikuler, magang, PKL, skripsi, tesis dan disertasi di Esha Flora.

8.       Stakeholder dan mitra yang pernah menjalin hubungan dan kerjasama dengan Esha Flora sejak tahun 2004 sampai saat ini.

9.       Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 108/P/2009, menyatakan Bahwa Ir. Edhi Sandra MSi nomor peserta 10105111920233 lulus sertifikasi dosen dan dinyatakan sebagai Dosen Profesional pada bidang Studi Konservasi Sumberdaya Hutan. Bandung 5 juli 2010. Rektor Universitas Padjajaran Prof Dr Ir Ganjar Kurnia, DEA.

10.    Piagam Tanda Kehormatan Presiden Republik Indonesia menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun kepada Ir. Edhi Sandra MSi. Jakarta 15 April 2016. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

11.    Piagam Penghargaan Kantor Ketahanan Pangan kepada KTD Macodes berhasil meraih prestasi sebagai Pemenang Pertama dalam rangka Penghargaan Kelompok Tani Berprestasi Tingkat Kota Bogor Tahun 2014. Kepala Kantor Drs Firdaus MSi.

12.    Penghargaan Tokoh Bogor Berprestasi 2019. Pegiat Sosial Lingkungan, diberikan kepada Ir. Hapsiati Dalam Rangka memperingati hari kartini 2019 Bogor, 21 April 2019 Enjoy Bogor.

13.    Awards Presentation Gala Ceremony.Indonesia Best Of The Best Awards. Originality, Innovation, Value Added, Capability, Reputation. Transformasi & Prespektif baru penghargaan Awarded To: Esha Flora, Plant And Tissue Culture. www. penghargaanindonesia. com

14.    Piagam Penghargaan Walikota Bogor no 002/820-Bappeda. Walikota Bogor memberikan penghargaan kepada: Kelurahan Kedung Waringin Kecamatan Tanah sareal RW 10 sebagai Juara Harapan ILomba Inovasi Rancang Kampung Tematik Kota Bogor 2017 “Kampung Konservasi Sejahtera mandiri”. Dalam hal ini Ir. Edhi Sandra MSi sebagai konseptor Kampung Konservasi Sejahtera Mandiri tersebut.

15.    Certificate Rekor Prestasi Indonesia no RPI/0031/VII/MMXIX. Dianugerahkan kepada Ir. Edhi Sandra MSi sebagai Pemilik Esha Flora, Plant And Tissue Culture. Kategori: “ Rekor Prestasi Profesional” . Ministry Of Transmigration Republic of Indonesia. M Hanif Dhakiri. Chairman of Rekor Prestasi Indonesia. Rajasa Saputro.

16.    Majalah Trubus Edisi 597 Agustus 2019. Dalam Rangka Trubus 50 Tahun menampilkan Profil Kisah Sukses:Ir. Edhi Sandra MSi Berkibar Lewat Kuljar. Halaman 40 – 41. Reporter: Muhammad Fajar Ramadhan.

 

 

Program Unggulan Esha Flora

 

1.       Pelatihan Kultur Jaringan Reguler dan Privat.

2.       Transfer Teknologi Esha Flora

3.       Program Inti Plasma Esha Flora dengan kelompok Tani

4.       Program Kemitraan Esha Flora dengan Institusi

5.       Program Penyuluhan dan Pendidikan Bioteknologi ke sekolah-sekolah

6.       Program Pembinaan Esha Flora Dalam Group dan Komunitas masyarakat

7.       Program Hibah Kultur Tumbuhan Steril Bergulir

 

 

 

 

 

Subcategories